You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dinkes Wacanakan Pergub Fasilitas Cuci Tangan di Tempat Umum
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Fasilitas Cuci Tangan akan Diwajibkan di Tempat Umum

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi mengatakan, pihaknya berencana akan membuat Pergub yang mewajibkan tempat-tempat umum dilengkapi fasilitas cuci tangan. Tujuannya, untuk membiasakan budaya hidup sehat dan higienis pada masyarakat serta menekan jumlah penderita diare.

Penyakit diare disebakan tangan yang tidak bersih dan tidak higienis. Makanya, menjadi kewajiban kepada pengelola tempat umum untuk menyediakan fasilitas cuci tangan

"Saya sedang berpikir saya akan minta ke Pak Gubernur untuk menerbitkan Pergub, bahwa semua tempat-tempat umum seperti sekolah, RPTRA, puskesmas ada tempat cuci tangan," ujar Koemedi pada acara peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ke-9 di RPTRA Meruya Utara, Jalan Mawar, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (15/10).

Dikatakan Koesmedi, tingginya kematian pada anak-anak karena terserang penyakit diare. Meski belum bisa menyebutkan secara rinci terkait angka kematian itu, dia mengklaim angka kematian pada anak karena penyakit diare menurun dari tahun ke tahun.

RPTRA dan SDN di DKI Dilengkapi Fasilitas Cuci Tangan

"Angka kematian paling tinggi pada anak-anak itu didominasi diare. Penyakit diare disebakan tangan yang tidak bersih dan tidak higienis. Makanya, menjadi kewajiban kepada pengelola tempat umum untuk menyediakan fasilitas cuci tangan," ucapnya.

Menurut Koesmedi, akses terhadap fasilitas cuci tangan di tempat umum merupakan langkah untuk mengedukasi dan membudayakan hidup bersih pada masyarakat. Cuci tangan adalah cara sederhana untuk mencegah kematian dan penyakit yang berhubungan dengan diare.

"Makanya harus menjadi suatu budaya dari bangsa kita untuk mencuci tangan dengan sabun. Tidak hanya ketika tanggal 15 Oktober saja memperingatinya. Kalau perlu kita berikan slogan agar masyarakat terbiasa cuci tangan dengan sabun, kita punya media promosi seperti banner, videotron, pamflet, untuk mengingatkan masyarakat dan membudayakan hal ini," tandas Koesmedi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6314 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1967 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1811 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1573 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1303 personBudhi Firmansyah Surapati